Menu Fordisastra
· Home
· Account Anda
· Arsip Naskah
· AvantGo
· Beritahu Teman
· Content
· Downloads
· Ensiklopedi
· Kirim Naskah
· Saran Anda
· Topics
· Yang Terbanyak

Sedang Membaca Fordisastra
There are currently, 12 guest(s) and 0 member(s) that are online.

You are Anonymous user. You can register for free by clicking here

Cari!



SAJAK-SAJAK IHSAN SUBHAN


Puisi
Posted on Monday, July 12 @ 01:54:26 EDT by redaksi

ihsanfordi writes "BARANGKALI PERLU TANAH

Barangkali kau perlu tanah
untuk kematianmu yang entah
barangkali kau ngumpet dalam degup
jatungmu yang kencang
lalu kau sisakan detakan terakhir
untuk mengenang Tuhan


Kau mengingat sejuta layang-layang
sasar di tenggorokan
melintas di otak-otak,
mata, telinga, dan mulut
yang selalu mereguk kehidupan

Kau perlu tanah untuk berdzikir
dan bagaimana mengembalikan tetubuh
yang usang dengan kekelaman
yang sengaja kau ukir

Rembulan hadir berjuta lebih purnamanya
setiap musim tengah gosong
setiap waktu ketika kau berangkat bekerja,
bersekolah, bermain, dan pulang ke rumah.
Apa kau perlu tanah saat kau bekerja,
bersekolah, bermain dan pulang ke rumah.

Kau perlu tanah di matamu yang gelisah
dan mengerami air mata
agar kelopak matamu basah

Barangkali kau belum punya tanah
yang lahir kecoklatan,
kemerahan, kehitaman
maka puisiku barangkali hanya
kutipan penasaran
ngintip lebih peka
pada lalu lalang kehidupan

Barangkali kuinginkan tanah
Untuk membuat pohonan
berbuah strawberry
Dan berbungakan melati
Bukan serabut tanah untuk kulupakan

Ihsan Subhan 
Cianjur, 17 Juni 2010


JENDELA
Untuk jendela hati

daun jendela tutup buku
setelah lama seharian bergumam
ini dan itu
langit memayungi malam lewat rembulan
kadang cahaya seperak serupa uang logam

ini waktu melompat padat
dan musim bergilir menggantikan subuh
sampai senja
ini mimpi, pecah
tak mau tahu ke mana arah
dan kau putuskan untuk berdoa
mengenyam bibir
sampai ke sudut lelap kota

jendela itu masih mengunci
seperti kau benamkan kapal
dan karam
lalu pelabuhanku
membuka sejumput cercah
celah yang kuharap kau dapat mengisinya
dengan bebutir bintang

jendela akan terbuka di awal hari lagi
aku kembali berpuisi,
mengenai jendela yang akan tutup
pada waktu maghrib tiba

2010

SAJAK KESUNYIAN III

kesunyian datang kembali
pada saat aku dan jalanan
yang berkerlip di atap kepalaku
memeluk mata
menyorot lembut
sempit lekuk-lekuk tubuh

kesunyian ini menjelang lagi
karam di permukaan hati
sesekali kutinggalkan kau sunyi
dan menyimpan kata-kata simpati

kesunyian ini lembab di malam hari
ketika aku kembali pulang
dalam bentuk serpihan mimpi

kesunyian ini sentuh tembus pori-pori
serap dahaga atas rindu yang menganga
kesunyian ini silih menari
bergoyang dangdut
dan sorot lampu kuning jalan raya
- semakin hati-hati

kesunyian ini terus melabuh
ketika roda-roda berputaran
mengisi aspal-aspal
jiwaku masih mendiami jalanan lengang
yang sunyi.
entah di mana terkasih hati

kesunyian ini bisa terobati
aku di sini dan kau ada di samping mataku
lalu kau lirik aku
mengkaburkan kesunyian yang panjang
seperti jalanan yang kutempuh
dari Cianjur ke Padalarang

2010




"


 
Login
Nickname

Password

Don't have an account yet? You can create one. As a registered user you have some advantages like theme manager, comments configuration and post comments with your name.

Related Links
· More about Puisi
· News by redaksi


Most read story about Puisi:
perempuan sarkem, jogja


Article Rating
Average Score: 4
Votes: 2


Please take a second and vote for this article:

Excellent
Very Good
Good
Regular
Bad


Options

 Printer Friendly Printer Friendly


Associated Topics

Puisi

Download Terbanyak
There isn't content right now for this block.

Tajuk Serta Merta

Kegiatan sastra
[ Kegiatan sastra ]

·Undangan Launching Metafora Birahi Laut Akhirnya Senja di Banda Aceh
·UNDANGAN BACA PUISI DAN BEDAH BUKU
·Peluncuran Buku Dino F Umahuk
·Peluncuran Buku dan Pembacaan puisi penyair Saut Situmorang
·NGOBRAS
·SOEHARTO DALAM SAJAK
·Dari Kongres Sastra Indonesia di Kudus 19-21 Januari 2008
·Novel Turquoise Sudah Beredar
·Binhard Dapat Anugerah Kakus-litiwa kepada buku sastra Terburuk 2007

Kategori Artikel
There isn't content right now for this block.

Login
Nickname

Password

Don't have an account yet? You can create one. As a registered user you have some advantages like theme manager, comments configuration and post comments with your name.

Artikel Terhangat
There isn't a Biggest Story for Today, yet.

Artikel Terdahulu
Monday, July 12
· NEGERI SEKOLTUT
· dua sajak perjalanan
· mereka bilang saya gila
Wednesday, May 26
· tentang : lumpur
· yang tercecer di karimunjawa
· kemana tak ada siapa
Saturday, May 22
· LIMA SAJAK SEBELUM TIDUR
· PUISI KEPADA KEMATIAN
· Kwatrin Tasbih
Monday, May 10
· Perempuan Kecil

Older Articles

Ensiklopedia
· Sastrawan Indonesia



Hak Cipta pada Penulis, jika anda akan mengutip silakan hubungi penulisnya dan menyebutkan sumber: fordisastra.com
PHP-Nuke Copyright © 2005 by Francisco Burzi. This is free software, and you may redistribute it under the GPL. PHP-Nuke comes with absolutely no warranty, for details, see the license.
Page Generation: 0.15 Seconds